top of page

EFEK SAMPING ALKOHOL TERHADAP KESEHATAN

Updated: Jan 2


Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebih dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ tubuh.


Metrohealth - MetroFriends pasti sudah banyak mendengar dan membaca bahaya dari mengkonsumsi minuman beralkohol. Jika seseorang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebih, akan menyebabkan efek yang kurang baik bagi tubuh. Banyak orang yang menganggap bahwa meminum alkohol sesekali atau dengan jumlah yang sedikit tidak menimbulkan dampak bagi tubuh.


Berikut adalah beberapa contoh bagian tubuh yang terdampak akibat mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan:


1. Peradangan Hati

Penggunaan alkohol jangka panjang mengganggu proses kerja hati dimana hati berfungsi untuk memecah dan membuang racun serta zat berbahaya. Mengkonsumsi alkohol terlalu banyak juga meningkatkan risiko peradangan hati kronis


2. Pankreas

Minum terlalu banyak alkohol dari waktu ke waktu dapat menyebabkan radang pankreas, mengakibatkan pankreatitis. Pankreatitis dapat mengaktifkan pelepasan enzim pencernaan pankreas dan menyebabkan sakit perut. Pankreatitis dapat menjadi kondisi jangka panjang dan menyebabkan komplikasi serius.


Pankreas membantu mengatur bagaimana tubuh menggunakan insulin dan merespons glukosa. Jika pankreas dan hati tidak berfungsi dengan baik karena pankreatitis atau penyakit hati, seseorang tersebut dapat mengalami gula darah rendah, atau hipoglikemia.


Pankreas yang rusak juga dapat mencegah tubuh memproduksi cukup insulin untuk menggunakan gula. Hal ini dapat menyebabkan hiperglikemia, atau terlalu banyak gula dalam darah.


Jika tubuh tidak dapat mengatur dan menyeimbangkan kadar gula darah, Anda mungkin mengalami komplikasi yang lebih besar dan efek samping terkait diabetes. Para ahli juga merekomendasikan untuk menghindari alkohol dalam jumlah berlebihan jika menderita diabetes atau hipoglikemia.


3. Sistem Saraf Pusat

Seiring waktu, alkohol dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf pusat atau otak. Misalnya mati rasa dan kesemutan di kaki dan tangan. Lalu bicara menjadi kurang jelas, Itulah salah satu alasan utama mengapa tidak diizinkan mengemudi setelah mengkonsumsi alkohol.


Alkohol juga dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk menciptakan ingatan jangka panjang, berpikir jernih, membuat pilihan yang rasional, mengatur emosi. Seiring waktu, minum juga dapat merusak lobus frontal, bagian otak yang mengatur penalaran, pengambilan keputusan, perilaku sosial, dan kinerja.


4. Sistem Pencernaan

Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih dapat merusak jaringan di saluran pencernaan, mencegah usus mencerna makanan dan menyerap nutrisi dan vitamin dengan baik. Pada waktunya, kerusakan ini dapat menyebabkan malnutrisi.


Alkohol juga juga dapat menyebabkan:

  • Kembung

  • Diare atau sakit saat buang air besar

  • Wasir (karena dehidrasi dan sembelit). Wasir dapat menyebabkan pendarahan internal yang berbahaya, yang terkadang bisa berakibat fatal tanpa diagnosis dan pengobatan yang tepat.

5. Infeksi Paru-Paru

Infeksi paru-paru menjadi dampak kecanduan alkohol pada tubuh selanjutnya. Konsumsi alkohol berlebih membuat daya tahan tubuh melemah. Alhasil, beberapa organ tubuh (termasuk paru-paru) kesulitan untuk melawan serangan bakteri dan virus penyebab penyakit. Tidak heran jika pecandu alkohol rentan mengalami infeksi penyakit pernapasan, seperti tuberkulosis dan pneumonia.


Baca juga: Pentingnya Medical Check Up Rutin


Itulah dampak negatif akibat mengkonsumsi alkohol berlebihan yang perlu diketahui. Jika MetroFriends ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai kecanduan mengkonsumsi minuman beralkohol, atau ingin mendapatkan informasi rawat inap dan rawat jalan, dapat langsung menghubungi layanan 0817-4903-299 atau dapat berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa yang dapat ditemui Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre. Cek jadwal dokter disini.


Artikel Terkait: Penyakit Hati: Silent Killer Yang Sering Muncul Tanpa Gejala


Healthline.com | KEMENKES


43 views0 comments
bottom of page