Kelelahan Pada Mata Efek Work From Home?

Updated: Aug 24, 2021

Bersama DR. Dr. Pitra Ariesta Shinta Dewi, Sp.M, MARS

Klik disini untuk cek jadwal dokter!

Metrohealth RS MMC - Era Pandemi saat ini membuat berbagai kalangan masyarakat melakukan aktivitasnya melalui online. Aktivitas penggunaan komputer, tablet, maupun gawai menjadi meningkat. Di sini organ mata dituntut untuk melihat ke layar komputer maupun gawai dalam jangka waktu yang lama, sehingga mata dapat mengalami gangguan ketegangan akibat terlalu lama menatap layar komputer. Dikenal dalam istilah medis dengan Computer Vision Syndrome (CVS) atau Sindrom Penglihatan Komputer atau Astenopia (kelelahan pada mata), dikenal juga dengan Digital Eye Strain.


Sindrom Penglihatan Komputer (CVS) merupakan kumpulan gejala berkaitan dengan mata atau penglihatan, beserta kepala dan leher akibat penggunaan komputer atau gawai berlebihan.


Gejala CVS yang biasa dialami

1. Gejala berhubungan Accommodative/ binocular vision stress

  • Mata sulit fokus

  • Penglihatan buram

  • Penglihatan ganda

2. Dry Eye atau gangguan pada ocular surface

  • Mata pegal

  • Berair

  • Perih

  • Rasa mengganjal

3. Gejala Extraocular atau berhubungan Faktor Lingkungan

  • Nyeri leher/ bahu

  • Kadang pusing & faktor lingkungan glare/pantulan


Kapan bisa terjadi CVS/ Digital Eye Strain?

  1. Umumnya mulai terjadi setelah penggunaan komputer lebih dari 2 jam.

  2. Derajat keluhan bertambah sesuai peningkatan screen-time (waktu penggunaan komputer).

  3. Keluhan bersifat sementara & berkurang setelah istirahat.


Tips yang perlu dilakukan untuk mencegah CVS/ Digital Eye Strain

  • Perbaiki faktor lingkungan, posisi Ergonomis & postur tubuh depan komputer.

  • Atur Pencahayaan ruangan dan mengurangi glare/pantulan layar komputer, untuk mencegah peningkatan ketegangan mata.

  • Sesuaikan tingkat kecerahan dan kontras layar komputer.

  • Atur screen time dan ikuti aturan 20-20-20. Istirahat mata setiap 20 menit, alihkan mata sejauh 6 meter/20 feet selama 20 detik mencegah CVS/ Digital Eye Strain.

  • Jangan lupa kedipkan mata agar kelembapan mata terjaga.

Lakukan pemeriksaan dan konsultasi ke Dokter Mata apabila terdapat:

  • Keluhan buram, sakit kepala, mata berair menetap yang tidak berkurang setelah istirahat.

  • Keluhan yang dirasakan bertambah berat apabila menggunakan komputer.


“Hal yang terpenting adalah medical check-up mata rutin minimal satu tahun sekali. Serta konsumsi makanan yang mengandung Karotenoid, Vitamin A dan Antioksidan untuk nutrisi bagi mata.”

Konsumsi makanan seperti ubi jalar, bayam, wortel, ubi merah & brokoli, serta buah seperti aprikot, jeruk & tomat.


Salam sehat! (CAT)



Referensi:

  1. Shepard AL, Wolffsohn. Digital eye strain: prevalence, measurement and amelioration. BMJ Ophthalmology .2018;3:e000146

  2. Coles-Brennan C. Management of digital eye strain. Clinical and Experimental Optometry. 2018;1-10

  3. Valero MP. Fruit and vegetable intake and vitamins C and E are associated with a reduce prevalence of cataract in a Spanish Mediterranean population BMC Ophthalmology. 2013; 13:52

  4. Zumbrink U, Rhomberg MB, Weaver JL, Wingert A. 20111. Nutrition Can Help Maintain Vision and Eye Health. Presented to American Public Health association 139th in conjunction with Annual meeting & Exposition, Washington, District of Columbia, USA



DR. Dr. Pitra Ariesta Shinta Dewi , Sp.M, MARS

Dokter Spesialis Mata


Jadwal dokter Spesialis Mata dapat dilihat di website kami. Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi MMC Hospital melalui Telepon atau WhatsApp.

 

Klik disini untuk pendaftaran konsultasi!




70 views0 comments